MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Tebar Kepedulian: Santunan Yatim dan Duafa Wujudkan Semangat Berbagi di Bulan Penuh Berkah 10 Muharam

Banyuputih Kidul Jatiroto, 25 Juni 2026 – Semangat kepedulian dan kebersamaan kembali mewarnai peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah di lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul. MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto turut ambil bagian dalam kegiatan sosial berupa santunan bagi anak yatim dan kaum duafa yang diselenggarakan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul.

Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan pondok pesantren ini selalu dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharam, yang dikenal sebagai salah satu hari istimewa dalam kalender Islam. Santunan tersebut dipusatkan di depan Kantor Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul dan diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan, mulai dari MI, MTs, MA, perguruan tinggi, hingga seluruh santri.

Pada kesempatan tersebut, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., bersama seluruh pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik turut berpartisipasi dengan penuh keikhlasan. Kehadiran seluruh keluarga besar madrasah menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter sosial, kepedulian, dan rasa empati terhadap sesama.

Dalam ajaran Islam, menyantuni anak yatim merupakan amalan yang memiliki keutamaan luar biasa. Rasulullah SAW bersabda:

“Aku dan orang yang menanggung (memelihara) anak yatim akan berada di surga seperti ini.” Beliau kemudian mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah serta merenggangkan keduanya sedikit. (HR. Bukhari).

Hadis tersebut menggambarkan betapa mulianya kedudukan orang yang mencurahkan perhatian, kasih sayang, dan bantuan kepada anak-anak yatim. Melalui kegiatan santunan ini, seluruh civitas akademika MTs Miftahul Ulum diajak untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sekaligus mengamalkan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk memperkuat pendidikan karakter bagi seluruh warga madrasah.

“Santunan anak yatim dan duafa bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi sarana menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan rasa syukur kepada seluruh peserta didik. Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya. Semoga setiap amal kebaikan yang dilakukan menjadi ladang pahala dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, salah satu guru MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Aminudin, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa keterlibatan seluruh elemen madrasah menjadi pelajaran berharga bagi para siswa.

“Anak-anak belajar secara langsung bahwa berbagi adalah bagian dari akhlak seorang muslim. Semoga pengalaman mengikuti kegiatan santunan ini mampu membentuk pribadi yang dermawan, peduli terhadap sesama, serta menjadikan mereka generasi yang senantiasa menebarkan manfaat di mana pun berada,” ujarnya.

Melalui kegiatan santunan anak yatim dan duafa ini, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Miftahul Ulum. Semangat berbagi di bulan Muharam diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi budaya yang terus hidup di hati seluruh keluarga besar madrasah sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai Islam yang penuh kasih sayang, kepedulian, dan keberkahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *