Banyuputih Kidul Jatiroto, 02 Juli 2026,– Lantunan shalawat kembali menggema di lingkungan MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto. Memasuki Tahun Ajaran 2026–2027, madrasah kembali mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler Al-Banjari sebagai salah satu wadah pengembangan bakat dan pembentukan karakter religius peserta didik. Kegiatan perdana tersebut dilaksanakan pada Kamis (2/7/2026) setelah seluruh rangkaian kegiatan belajar mengajar selesai.
Kegiatan ini diikuti oleh gabungan siswa kelas VIII dan IX MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk kembali berlatih setelah cukup lama vakum akibat libur semester dan libur Pondok Pesantren. Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Dentingan rebana yang berpadu dengan lantunan shalawat menghadirkan nuansa religius sekaligus menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas ekstrakurikuler di awal tahun ajaran baru.
Bagi para peserta, latihan perdana ini menjadi momen yang telah lama dinantikan. Selain menjadi sarana mengasah kemampuan memainkan alat hadrah dan melantunkan shalawat, kegiatan Al-Banjari juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarsiswa. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap arahan pembina agar kemampuan yang dimiliki terus berkembang dan semakin siap tampil dalam berbagai kegiatan madrasah maupun perlombaan.
Salah satu peserta, Ubaidillah Ahmad, mengaku sangat senang dapat kembali mengikuti latihan bersama teman-temannya.
“Saya sangat senang karena akhirnya latihan Al-Banjari dimulai lagi. Selama libur kami sudah rindu memainkan rebana dan melantunkan shalawat bersama. Semoga tahun ini kami bisa lebih kompak, lebih baik, dan mampu membawa nama baik madrasah dalam berbagai kegiatan,” ungkapnya penuh semangat.
Klik disini : Bertepuk sebelah tangan yang menyenangkan🔥🔥🔥🔥 Ekstrakurikuler MTs Miftahul Ulum
Menariknya, pembina Al-Banjari MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto merupakan para alumni madrasah yang saat ini sedang menempuh pendidikan di MA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul. Mereka sebelumnya juga aktif sebagai anggota ekstrakurikuler Al-Banjari ketika masih menjadi siswa MTs. Pengalaman yang dimiliki menjadi modal berharga dalam membimbing adik-adik kelas agar mampu berkembang, baik dari sisi teknik permainan, kekompakan tim, maupun etika dalam bershalawat.
Koordinator Ekstrakurikuler Bidang Al-Banjari, Ust. Fariq, menjelaskan bahwa latihan perdana difokuskan pada penyegaran kembali teknik dasar, kekompakan, serta membangun semangat peserta setelah masa libur yang cukup panjang.
“Kami ingin membangun kembali ritme latihan sejak awal tahun ajaran. Target kami bukan hanya menghasilkan grup Al-Banjari yang terampil, tetapi juga membentuk peserta didik yang mencintai shalawat, memiliki akhlak mulia, disiplin, dan mampu bekerja sama dalam tim. Dengan semangat yang ditunjukkan anak-anak hari ini, kami optimistis prestasi Al-Banjari madrasah akan terus berkembang,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi atas kembali bergulirnya kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Menurutnya, Al-Banjari merupakan salah satu program unggulan madrasah yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius peserta didik.
“Ekstrakurikuler Al-Banjari bukan hanya mengembangkan bakat seni Islami, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter. Melalui shalawat, siswa belajar mencintai Rasulullah SAW, menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan mampu melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus berakhlakul karimah,” tutur beliau.
Melalui dimulainya kembali latihan Al-Banjari di awal Tahun Ajaran 2026–2027, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara prestasi akademik, pengembangan bakat, dan pembinaan spiritual. Dengan semangat baru yang mengiringi setiap lantunan shalawat, madrasah optimistis akan melahirkan generasi muda yang religius, kreatif, percaya diri, serta mampu mengharumkan nama madrasah di berbagai kesempatan.

