Perkuat Kurikulum Berbasis Cinta, MTs Miftahul Ulum Jatiroto Ikuti Review Dokumen 1 Bersama Pengawas Bina

Banyuputih kidul Jatiroto, 08 Juli 2026, – Komitmen MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter kembali diwujudkan melalui partisipasi aktif pada kegiatan Review Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Dokumen 1 bersama Pengawas Bina Madrasah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Utama MTs Roudlotul Jadid Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, dan diikuti oleh seluruh madrasah yang tergabung dalam KKMTs Wilayah Kerja (Wilker) 2.

Agenda utama pertemuan ini adalah melakukan telaah dan penyempurnaan Dokumen 1 Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran pada tahun ajaran baru. Kegiatan dipimpin langsung oleh Pengawas Bina Madrasah, Bapak Ruli Widayadi, S.Ag., M.A., yang memberikan arahan sekaligus pendampingan kepada seluruh peserta agar implementasi KBC di setiap madrasah berjalan secara optimal dan sesuai dengan kebijakan Kementerian Agama.

Dalam kegiatan tersebut, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Erik Abdul Aziz, S.Pd., yang hadir mewakili Kepala Madrasah untuk mengemban amanah mengikuti seluruh rangkaian pembahasan. Kehadiran beliau menjadi bentuk keseriusan madrasah dalam memastikan setiap kebijakan kurikulum dapat dipahami dan diterapkan secara tepat di lingkungan madrasah.

Baca juga : Perkuat Mutu Pendidikan Madrasah, Kepala MTs Miftahul Ulum Hadiri Pertemuan Strategis KKMTs Wilker-2 Lumajang

Beberapa poin penting yang menjadi fokus pembahasan dalam rapat antara lain pengorganisasian kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang harus disusun secara terpadu sesuai dengan Delapan Dimensi Profil Lulusan serta nilai-nilai Panca Cinta dalam Kurikulum Berbasis Cinta. Melalui pendekatan tersebut, proses pendidikan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik yang religius, berakhlak mulia, cinta tanah air, peduli lingkungan, menghargai sesama, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Bapak Erik Abdul Aziz, S.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, menyampaikan bahwa kegiatan review ini memberikan banyak wawasan baru dalam menyusun dokumen kurikulum yang lebih sistematis dan relevan dengan arah kebijakan pendidikan madrasah.

“Review Dokumen 1 KBC ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami. Banyak masukan yang kami peroleh, terutama mengenai penyelarasan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dengan Delapan Dimensi Profil Lulusan serta Panca Cinta. Insyaallah seluruh hasil pembahasan akan kami tindak lanjuti agar implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di MTs Miftahul Ulum semakin optimal dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan karakter peserta didik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan dari pengawas bina menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di madrasah.

“Kami menyambut baik kegiatan review ini karena menjadi kesempatan bagi madrasah untuk terus menyempurnakan dokumen kurikulum sesuai perkembangan kebijakan pendidikan. Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi pedoman dalam membangun budaya belajar yang menanamkan nilai kasih sayang, karakter, dan akhlakul karimah kepada seluruh peserta didik. Kami berkomitmen mengimplementasikannya secara konsisten demi mewujudkan lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam karakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” tutur beliau.

Baca : Undangan Rapat Review Dokumen 1 Kurikulum Berbasis Cinta Bersama Pengawas Bina Madrasah

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Review Dokumen 1 Kurikulum Berbasis Cinta ini, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto kembali menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebijakan pendidikan madrasah. Sinergi antara madrasah, pengawas bina, dan forum KKMTs diharapkan mampu memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sehingga tercipta lingkungan belajar yang inovatif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang berprestasi serta berakhlakul karimah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *