Banyuputih Kidul Jatiroto, 3 Agustus 2026, – MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan monitoring Survey Lingkungan Belajar (Sulingjar) yang dilaksanakan serentak pada Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan ini mendapat pendampingan langsung dari Pengawas Bina Madrasah, Bapak Ruli Widayadi, S.Ag., M.A., yang hadir untuk memastikan seluruh rangkaian program pendidikan berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
Kunjungan Pengawas Bina tidak hanya berfokus pada pelaksanaan Survey Lingkungan Belajar, tetapi juga menjadi momentum penting bagi madrasah dalam menyambut Tahun Ajaran 2026–2027. Pada kesempatan tersebut, Bapak Ruli Widayadi secara resmi mengesahkan Dokumen Kurikulum Madrasah Tahun Ajaran 2026–2027 setelah melalui proses telaah dan verifikasi. Pengesahan ini menjadi penanda bahwa kurikulum yang disusun telah memenuhi ketentuan yang berlaku serta siap menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di MTs Miftahul Ulum.
Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kurikulum merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, implementasi kurikulum harus mampu menjawab kebutuhan murid madrasah, perkembangan zaman, sekaligus tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman dan karakter yang menjadi ciri khas madrasah.
“Kurikulum bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi merupakan arah dan pedoman dalam membentuk murid madrasah yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia. Saya berharap seluruh warga madrasah dapat mengimplementasikannya secara konsisten dan berkesinambungan,” ungkap beliau.
Selain mengesahkan kurikulum, Bapak Ruli Widayadi dengan di dampingi oleh Waka Kurikulum MTs Miftahul Ulum Banyuputih kidul, Bapak Erik Abdul Aziz, S.Pd juga melakukan monitoring pengalam belajar di beberapa ruang kelas. Beliau mengamati secara langsung proses pembelajaran yang berlangsung, mulai dari interaksi guru dengan murid, penggunaan metode pembelajaran, media ajar, hingga keterlibatan murid selama mengikuti kegiatan di kelas. Monitoring tersebut bertujuan memberikan masukan yang konstruktif agar kualitas pembelajaran terus mengalami peningkatan.
Rangkaian monitoring dilanjutkan dengan meninjau pelaksanaan ekstrakurikuler Al-Banjari (Syauqul Qolbi) yang pada hari itu berlangsung sesuai jadwal. Pengawas Bina menyaksikan antusiasme para peserta didik dalam berlatih memainkan alat musik hadrah dan melantunkan syair-syair islami di bawah bimbingan pembina ekstrakurikuler. Menurut beliau, kegiatan Al-Banjari merupakan salah satu wadah yang efektif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya Islam sekaligus membentuk karakter religius, disiplin, dan kerja sama antar murid madrasah.
Baca juga : Semangat Berkarya dalam Shalawat, Tim Al-Banjari MTs Miftahul Ulum Berhasil Tuntaskan Lagu Ketiga
Usai melakukan monitoring pelaksanaan ekstrakurikuler Al-Banjari, Bapak Ruli beserta Bapak Erik lanjut mengunjungi kegiatan Ekstrakurikuler Komputer (Itqan Center) MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto di putri yang pada saat itu juga sedang berlangsung sesuai yang dijadwalkan. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengamati secara langsung proses pembelajaran yang berfokus pada peningkatan keterampilan digital siswa. Beliau sangat mengapresiasi semangat peserta didik serta komitmen madrasah dalam menghadirkan program yang selaras dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, keberadaan Itqan Center menjadi langkah strategis dalam membekali murid dengan kompetensi digital yang dibutuhkan di era modern, tanpa mengesampingkan pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman.
Berikut merupakan feedback dari hasil Monitoring oleh Pengawas Bina :
- Kegiatan Pengalaman Belajar Murid Alhamdulillah disiplin dan aktif baik guru dan murid.
- Kegiatan Ekstrakurikuler Itqan Center, supaya memasukkan materi Coding, dan untuk syauqul Qolbi penambahan grub, sekelas MTs MIFTAHUL ULUM harusnya memiliki 2 atau lebih grub Al-Banjari.
- Apresiasi yang sangat positif dari Pengawas Bina adalah pengerjaan Sulingjar secara serentak/bersama -sama, lebih menguatkan pada rasa sosial, kebersamaan dan saling memiliki.
Disisi lain, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., yang pada saat itu sedang mengikuti Diklat Kepala Madrasah menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan oleh Pengawas Bina Madrasah. Menurutnya, berbagai arahan yang disampaikan akan menjadi motivasi bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan pembinaan dari Bapak Pengawas Bina. Pengesahan kurikulum serta monitoring yang dilakukan hari ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dalam pembelajaran, meningkatkan kualitas lingkungan belajar, serta mengembangkan potensi peserta didik melalui berbagai kegiatan akademik maupun ekstrakurikuler,” tutur beliau.
Melalui kegiatan monitoring ini, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto semakin meneguhkan komitmennya sebagai madrasah yang terus berkembang, adaptif terhadap perubahan, serta konsisten menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Sinergi antara Pengawas Bina, kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik diharapkan mampu mewujudkan visi madrasah, yaitu mencetak generasi yang unggul dalam iman dan takwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berakhlakul karimah.






