Hari ke-3 Diklat : Literasi Digital hingga Pengembangan SDM, Bekal Baru Kepala MTs Miftahul Ulum Membangun Madrasah Unggul

Banyuputih Kidul Jatiroto, 05 Agustus 2026, Antusiasme para kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi kepemimpinan terus terlihat pada pelaksanaan hari ke-3 Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Lumajang di Hotel Aby Sukodono. Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat adalah Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., yang aktif mengikuti seluruh rangkaian materi hingga akhir kegiatan.

Sesi pertama menghadirkan Ibu Dr. Muhimmatul Kiptiyah, S.H.I., M.Si. dengan materi Literasi Digital. Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan literasi digital bagi seorang pemimpin madrasah di era transformasi teknologi. Kepala madrasah tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana administrasi, tetapi juga sebagai media pembelajaran, publikasi, komunikasi, serta pengambilan keputusan berbasis data. Narasumber juga mengingatkan pentingnya etika bermedia digital, kemampuan menyaring informasi, serta pemanfaatan platform digital secara bijaksana untuk mendukung kemajuan madrasah.

Memasuki sesi kedua, Bapak Dr. Edi Nanang Sofyan Hadi, S.Ag., M.Pd. menyampaikan materi Pengembangan Ekosistem Belajar di Madrasah. Pada sesi ini dijelaskan bahwa terciptanya ekosistem belajar yang berkualitas tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga pada budaya madrasah yang kondusif, kolaborasi antar guru, dukungan tenaga kependidikan, keterlibatan orang tua, serta kepemimpinan kepala madrasah yang mampu menjadi teladan. Peserta diajak merancang berbagai strategi untuk membangun lingkungan belajar yang nyaman, inovatif, inklusif, dan mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.

Sesi ketiga diisi oleh Bapak Anton Sasono, S.E., M.A.P. dengan materi Sistem Pelatihan dan Pengembangan SDM Kementerian Agama. Narasumber menjelaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan sebagai investasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Kepala madrasah didorong untuk memberikan kesempatan kepada guru dan tenaga kependidikan mengikuti berbagai pelatihan, workshop, maupun program peningkatan kompetensi sehingga tercipta budaya belajar sepanjang hayat di lingkungan madrasah.

Baca juga : Kepala MTs Miftahul Ulum Ikuti Hari Kedua Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah Sebagai Langkah Perkuat Kompetensi Kepemimpinan

Suasana sesi ketiga berlangsung semakin menarik ketika narasumber mengadakan tanya jawab cepat-tepat yang diikuti seluruh peserta dengan penuh antusias. Berkat ketepatan dan kecepatan dalam menjawab pertanyaan, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., berhasil memperoleh hadiah hiburan dari narasumber. Momen tersebut disambut hangat oleh para peserta dan menjadi penyemangat tersendiri di tengah padatnya agenda diklat.

Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hari ketiga, beliau mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang dapat segera diterapkan di madrasah.

“Materi hari ini sangat relevan dengan kebutuhan madrasah saat ini. Literasi digital, pengembangan ekosistem belajar, hingga pentingnya peningkatan kompetensi SDM memberikan banyak inspirasi bagi kami untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi. Alhamdulillah, suasana diklat juga sangat interaktif dan menyenangkan. Hadiah hiburan yang saya peroleh menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus belajar,” ungkapnya.

Melalui keikutsertaan dalam Diklat Teknis Substantif  Kepala Madrasah ini, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto semakin optimis memperkuat kualitas kepemimpinan, meningkatkan profesionalisme seluruh sumber daya manusia, serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan madrasah. Semangat belajar yang terus tumbuh diharapkan menjadi energi positif dalam mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam serta akhlakul karimah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *