Banyuputih Kidul Jatiroto, 23 September 2026 – Transformasi digital dalam dunia pendidikan terus mendorong guru untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Semangat tersebut ditunjukkan oleh Bapak Dimas Widya Afriadi, S.Pd., guru MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, yang mengikuti Pelatihan Gemini EDU di MTs Negeri 1 Lumajang.
Pelatihan tersebut memberikan pengalaman kepada peserta untuk mengenal dan mempraktikkan pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pendukung pembelajaran. Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan akun GWS (Google Workspace) melalui akun EMIS GTK.
Melalui akun tersebut, guru dikenalkan dengan berbagai layanan digital yang dapat dimanfaatkan dalam aktivitas pendidikan. Google Drive dapat digunakan untuk menyimpan dan mengelola dokumen, Google Docs untuk menyusun materi, Google Sheets untuk pengolahan data, Google Slides untuk membuat bahan presentasi, Google Forms untuk asesmen maupun pengumpulan data, serta Google Classroom untuk membantu pengelolaan pembelajaran secara digital.

Tidak berhenti pada pemanfaatan Google Workspace, peserta juga mendapatkan pengenalan Gemini AI. Guru belajar bagaimana menyusun prompt atau instruksi yang efektif sehingga AI dapat dimanfaatkan untuk membantu menemukan ide pembelajaran, mengembangkan materi, merancang aktivitas peserta didik, hingga mendukung persiapan pembelajaran.
Baca juga : Bekali Murid Hadapi TKA, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Serahkan Buku “TKA ACADEMY”
Bagi Bapak Dimas, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan literasi digital guru.
“Pelatihan ini memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat. Kami tidak hanya belajar tentang Gemini AI, tetapi juga bagaimana memanfaatkan Google Workspace melalui akun EMIS GTK. Saya berharap pengetahuan ini bisa diterapkan dalam pembelajaran sehingga lebih efektif, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi,” ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa teknologi seharusnya diposisikan sebagai alat bantu bagi guru, bukan sebagai pengganti peran pendidik. Guru tetap memiliki peran utama dalam membimbing, mendampingi, menanamkan nilai, serta membentuk karakter peserta didik.
Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan guru dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi digital merupakan bagian dari ikhtiar madrasah dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami sangat mengapresiasi guru yang mau terus belajar dan meningkatkan kompetensinya. Harapannya, ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini tidak berhenti pada diri Bapak Dimas, tetapi dapat dibagikan kepada guru lainnya dan diterapkan dalam pembelajaran di madrasah,” ungkapnya.
Baca Juga : Ta’ziyah Keluarga Besar MTs Miftahul Ulum, Eratkan Ukhuwah dan Kepedulian
Keikutsertaan tersebut sejalan dengan visi MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, “Mewujudkan Generasi Unggul dalam Imtaq, Iptek dan Berakhlakul Karimah.” Penguatan kemampuan teknologi menjadi bagian dari pengembangan IPTEK, namun tetap harus berjalan bersama nilai-nilai akhlak dan karakter.
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap semakin banyak guru yang mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, kreatif, bijak, dan bertanggung jawab. Sebab, di tengah kemajuan teknologi, kualitas pendidikan tetap bertumpu pada guru yang mau terus belajar, beradaptasi, dan menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.

