Banyuputih Kidul, 20 Januari 2026, – 3 Guru Bahasa Inggris MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat Wilayah Kerja (Wilker)-2 yang diselenggarakan di Laboratorium Komputer MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul. Kegiatan ini menjadi forum penting bagi para guru Bahasa Inggris madrasah untuk berkoordinasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran pada semester genap Tahun Ajaran 2026–2027.
MGMP Wilker-2 tersebut diikuti oleh guru Bahasa Inggris dari beberapa madrasah di wilayah setempat. Agenda utama kegiatan meliputi penyusunan jadwal kegiatan MGMP semester genap serta pembuatan kisi-kisi dan soal Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AM-BK) Tahun Ajaran 2026–2027. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara kolaboratif dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium komputer guna menunjang efektivitas dan ketepatan penyusunan dokumen.
Dalam sesi penyusunan jadwal MGMP, para peserta berdiskusi untuk menentukan program kerja yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran Bahasa Inggris, termasuk perencanaan pertemuan rutin, pengembangan perangkat ajar, serta peningkatan kompetensi guru. Jadwal yang disusun diharapkan mampu menjadi pedoman bersama dalam pelaksanaan MGMP selama semester genap.
Sementara pada agenda pembuatan kisi-kisi dan soal AM-BK, para guru secara bersama-sama menyelaraskan materi, indikator, dan level kognitif soal sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Proses ini bertujuan untuk menghasilkan soal asesmen yang berkualitas, objektif, dan mampu mengukur kompetensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan maupun keterampilan berbahasa.
Guru Bahasa Inggris MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Muhammad Hamiduddin, SS, menyambut baik pelaksanaan MGMP ini. Selain menjadi wadah berbagi pengalaman dan ide, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antar guru madrasah dalam menghadapi pelaksanaan AM-BK.
Sementara itu Kepala Madrasah MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan MGMP di madrasah yang dipimpinnya. Ia menilai MGMP sebagai forum strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan madrasah.
“MGMP merupakan wadah yang sangat penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kerja sama antar guru. Saya berharap hasil MGMP ini benar-benar diimplementasikan dalam pembelajaran dan asesmen di madrasah,” ujarnya.
Melalui kegiatan MGMP Wilker-2 ini, diharapkan para guru Bahasa Inggris semakin siap dalam melaksanakan pembelajaran dan asesmen pada semester genap Tahun Ajaran 2026–2027, serta mampu meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan madrasah secara berkelanjutan.


Oleh :
TIM MEDIA

