Pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UM-BK) Tahun Ajaran 2025–2026 di MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto memasuki hari ke-5 dengan suasana yang tetap penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta didik (Sabtu, 09 Mei 2026). Meski rangkaian ujian telah memasuki pertengahan pelaksanaan, para siswa tetap menunjukkan kedisiplinan dan kesungguhan dalam mengikuti setiap sesi ujian yang berlangsung di laboratorium komputer madrasah.
Pada hari kelima ini, mata pelajaran yang diujikan adalah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) serta Bahasa Arab. Kedua mata pelajaran tersebut memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik. PPKN menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta cinta tanah air kepada siswa. Sementara itu, Bahasa Arab merupakan pelajaran yang sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari siswa di lingkungan pondok pesantren, sehingga para peserta tampak lebih percaya diri dan tenang saat mengerjakan soal ujian.
Pelaksanaan ujian pada hari kelima berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Pengawas dan semua panitia terus memastikan seluruh perangkat komputer dan jaringan berjalan dengan baik sehingga tidak mengganggu proses ujian. Dukungan dari seluruh pihak madrasah juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan UM-BK hingga saat ini.
Ketua Panitia UM-BK, Bapak Erik Abdul Aziz, S.Pd., menyampaikan bahwa ujian ini merupakan bagian penting dari evaluasi akhir peserta didik sebelum dinyatakan lulus dari madrasah. Ia juga mengapresiasi semangat dan kedisiplinan para siswa selama mengikuti ujian.
“Alhamdulillah semua siswa mengikuti proses ujian dengan tertib dan lancar tanpa ada halangan. Semoga tren positif ini berlanjut hingga hari terakhir nanti,” ujarnya.
Pihak madrasah berharap seluruh siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal dan menyelesaikan seluruh rangkaian UM-BK dengan baik hingga hari terakhir pelaksanaan.



