Matangkan Persiapan ASAT 2026, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Gelar Rapat Strategis Bersama Guru dan Tenaga Kependidikan

Dalam upaya memastikan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025–2026 berjalan maksimal, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul menggelar rapat strategis bersama seluruh tenaga pendidik dan kependidikan (Selasa, 19 Mei 2026). Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan madrasah tersebut tidak hanya berfokus pada pemantapan teknis pelaksanaan ASAT, tetapi juga menjadi ruang evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekaligus penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Rapat berlangsung penuh semangat dan dihadiri oleh berbagai unsur penting yayasan serta pimpinan madrasah. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua I Yayasan Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, H. Sholeh Ardiansyah yang memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh guru terkait pentingnya profesionalisme dalam mendampingi peserta didik.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kehadiran guru di madrasah, melainkan juga oleh keterlibatan aktif guru dalam proses pembelajaran di kelas. Menurutnya, guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang hidup, komunikatif, dan bermakna agar siswa memperoleh pengalaman belajar terbaik.

“Guru hadir di madrasah adalah sebuah tanggung jawab, tetapi yang jauh lebih penting ialah bagaimana guru benar-benar aktif membimbing siswa di dalam kelas,” ujarnya.

Meski memberikan evaluasi, Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atas dedikasi yang selama ini telah diberikan, khususnya guru-guru senior yang tetap istiqamah mengabdi dan menjadi teladan bagi generasi pendidik berikutnya.

Pada sesi kedua, Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah (DIKDASMEN) Yayasan Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Dr. Zainuddin, turut memberikan motivasi yang menguatkan semangat pengabdian para guru.

Beliau mengungkapkan rasa bangga atas konsistensi guru-guru yang setiap hari hadir untuk mendidik, membina, dan memikirkan perkembangan siswa. Menurutnya, pengabdian seorang guru memiliki nilai spiritual yang tinggi karena tidak hanya mengajar ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter generasi masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau mengutip sebuah hadits yang berbunyi, “Barang siapa dengan ikhlas mengurus umat, maka urusannya akan dimudahkan oleh Allah SWT.” Kutipan itu menjadi pengingat bahwa keikhlasan dalam mendidik akan membawa keberkahan bagi kehidupan para pendidik.

Fokus utama rapat semakin mengerucut saat Kepala Madrasah, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd menyampaikan berbagai poin penting terkait kesiapan ASAT 2026 yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 1 Juni 2026.

Beliau menjelaskan bahwa pelaksanaan ASAT tahun ini mengusung pendekatan berbasis literasi yang bertujuan membiasakan siswa berpikir kritis, analitis, dan mampu memahami konteks persoalan secara lebih mendalam. Bentuk soal yang digunakan pun telah disesuaikan dengan perkembangan evaluasi pembelajaran modern, meliputi pilihan ganda, pilihan ganda majemuk, menjodohkan, dan esai dengan jawaban singkat. dan ini telah dilaksanakan pada ASAS kemarin.

Menurutnya, pola asesmen tersebut sangat penting terutama bagi siswa kelas VII dan VIII agar lebih siap menghadapi berbagai bentuk evaluasi pendidikan di masa mendatang, termasuk AM-BK dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Harapannya, siswa tidak hanya mampu menjawab soal, tetapi juga terbiasa berpikir kritis melalui pembelajaran berbasis literasi, baik saat KBM maupun ketika menghadapi ujian,” jelas beliau.

Selain membahas ASAT, beliau juga menyinggung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang kini menjadi bagian penting dalam pembelajaran di madrasah. Melalui KBC, pendidikan diarahkan pada pembentukan karakter melalui nilai cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta tanah air, cinta lingkungan, serta cinta sesama. Dengan pendekatan ini, madrasah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan fisik maupun nonfisik.

Memasuki agenda teknis, Ketua ASAT, Bapak Aminuddin, S.Pd.I memimpin musyawarah terkait kesiapan ujian. Berbagai aspek dibahas secara detail, mulai dari penyampaian pengumuman kepada siswa melalui wali kelas, mekanisme penilaian, pembahasan siswa berprestasi, hingga evaluasi terhadap sejumlah butir soal yang dinilai perlu penyempurnaan sebagai bahan pengembangan soal semester ganjil mendatang.

Rangkaian rapat akhirnya ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Halimi, S.Pd.I. Dengan persiapan yang semakin matang dan semangat kolaborasi seluruh civitas madrasah, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul optimistis pelaksanaan ASAT Tahun 2026 akan berjalan lancar, tertib, dan mampu menjadi sarana evaluasi yang mendorong lahirnya generasi siswa yang unggul, kritis, dan berkarakter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *