Banyuputih Kidul Jatiroto, 1 Juni 2026, Komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan akademik di era digital kembali ditunjukkan oleh MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto. Madrasah ini sukses melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun 2026 bagi peserta didik kelas VII dan VIII dengan sistem pelaksanaan yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan modern.
Pelaksanaan ASAT tahun ini berlangsung dengan dua metode berbeda. Untuk kelas VII, asesmen menggunakan sistem KP (Kertas Pensil), sedangkan kelas VIII telah menerapkan sistem CBT (Computer Based Test) atau ujian berbasis komputer. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi madrasah dalam membangun kesiapan siswa menghadapi model ujian berbasis teknologi pada masa mendatang.
Penerapan sistem CBT bagi siswa kelas VIII bukan hanya bertujuan sebagai evaluasi pembelajaran akhir tahun, tetapi juga sebagai sarana pembiasaan menghadapi ujian penting seperti ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer), Tes Kompetensi Akademik (TKA), hingga Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK). Dengan adanya simulasi nyata melalui ASAT, siswa diharapkan semakin percaya diri dan terampil dalam menghadapi ujian berbasis digital.
Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan tertib dan lancar. Menurut beliau, asesmen tidak hanya menjadi alat pengukur hasil belajar, tetapi juga menjadi refleksi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Pelaksanaan ASAT ini menjadi momentum penting untuk mengetahui capaian belajar siswa sekaligus membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran akademik. Kami berharap siswa mampu mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh serta terbiasa dengan sistem digital demi menghadapi tantangan pendidikan yang semakin berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia ASAT, Bapak Aminudin, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pihak panitia telah melakukan berbagai persiapan teknis agar asesmen berjalan optimal dan minim kendala.
“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik, baik dari kesiapan ruang ujian, pengawasan, hingga perangkat CBT untuk kelas VIII. Harapan kami, siswa tidak hanya memperoleh hasil yang baik, tetapi juga pengalaman berharga dalam menghadapi ujian berbasis komputer,” jelasnya.
Di sisi peserta didik, pengalaman mengikuti asesmen berbasis CBT memberikan kesan tersendiri. Salah satu siswa kelas VIII, Ahmad Alif Haidar, mengaku merasa tertantang sekaligus termotivasi dengan sistem ujian yang digunakan.
“Awalnya saya merasa sedikit tegang karena harus menggunakan komputer saat ujian, tetapi setelah dijalani ternyata lebih mudah dipahami. Saya merasa lebih siap untuk menghadapi ANBK, TKA, maupun UMBK di masa depan,” tuturnya.
Keberhasilan pelaksanaan ASAT Tahun 2026 ini diharapkan menjadi bahan evaluasi penting bagi madrasah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ujian pada tahun ajaran berikutnya. Dengan peningkatan sarana prasarana, kesiapan teknis, serta pembinaan siswa yang lebih maksimal, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul optimis mampu menghadirkan sistem evaluasi pembelajaran yang semakin efektif, modern, dan berkualitas demi mencetak generasi unggul, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan zaman.
Klick Disini : https://youtube.com/shorts/bkzLyj6uxnA?si=bMFiIRGxZpqOX7Hm






