Kepala MTs Miftahul Ulum Ikuti Diklat Kepala Madrasah untuk Wujudkan Madrasah Adaptif dan Berdaya Saing

Banyuputih Kidul Jatiroto, 03 Agustus 2026, – Komitmen dalam meningkatkan mutu kepemimpinan dan kualitas pengelolaan pendidikan terus ditunjukkan oleh MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui keikutsertaan Kepala Madrasah, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., dalam Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah yang diselenggarakan oleh KKMTs Kabupaten Lumajang di Hotel Aby, Sukodono, Lumajang.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut diikuti oleh seluruh kepala madrasah se-Kabupaten Lumajang sebagai upaya memperkuat kompetensi kepemimpinan, manajerial, serta kemampuan adaptasi menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I. selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Bapak Achmad Faisol Syaifullah, S.Ag., M.H., selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Kepala Balai Diklat Keagamaan yang diwakili oleh Sarifuddin, Dr. Edi Nanang, M.Pd.I. selaku Kasi Pendidikan Madrasah Kabupaten Lumajang, serta Ketua Pokjawas Kabupaten Lumajang.

Dalam laporannya, Ketua KKMTs Kabupaten Lumajang, Dr. Safik, menyampaikan bahwa diklat ini dirancang sebagai wadah penguatan kapasitas kepala madrasah agar mampu menjadi pemimpin yang profesional, visioner, dan siap membawa madrasah menuju kemajuan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang menegaskan pentingnya seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai. Beliau berharap seluruh kepala madrasah mampu menjadi pemimpin yang adaptif, inovatif, serta mampu menggerakkan seluruh warga madrasah dalam menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan akhlakul karimah. Pesan yang paling menginspirasi adalah ungkapan, “Sukses sendiri adalah biasa, sukses bersama adalah luar biasa.”

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur secara resmi membuka kegiatan diklat. Dalam arahannya beliau menekankan bahwa kepala madrasah harus memiliki kompetensi yang komprehensif, berani memiliki mimpi besar, serta mengedepankan kepemimpinan kolektif-kolegial dengan melibatkan wakil kepala, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh pihak terkait dalam setiap proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program madrasah melalui musyawarah.

Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah lembaga selalu diawali dengan perubahan dari diri sendiri, sebagaimana firman Allah SWT:

“Innallāha lā yughayyiru mā biqaumin hattā yughayyirū mā bi-anfusihim”
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

Selain itu, beliau menekankan pentingnya menyentuh hati (qolbun) seluruh warga madrasah sebagai langkah awal membangun perubahan, sebagai pengingat agar setiap pemimpin senantiasa rendah hati dan terus belajar sepanjang hayat.

Baca juga : Prestasi Membanggakan! Muhammad Rifki Zulhan Zamrun Raih Harapan II Tilawah Syi’ar Qur’ani Tingkat Jawa Timur

Usai mengikuti rangkaian pembukaan diklat, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., mengaku memperoleh banyak motivasi dan inspirasi baru. Menurutnya, materi serta arahan dari para narasumber semakin menguatkan tekadnya untuk menghadirkan perubahan positif di lingkungan madrasah.

“Diklat ini membuka wawasan saya bahwa seorang kepala madrasah tidak hanya dituntut menjadi administrator, tetapi juga harus menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan hati, membangun kolaborasi, dan menumbuhkan budaya kerja yang saling menguatkan. Insya Allah, ilmu yang kami peroleh akan menjadi bekal untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MTs Miftahul Ulum,” ungkap beliau.

Keikutsertaan dalam diklat ini menjadi bukti keseriusan MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto dalam membangun budaya belajar bagi seluruh unsur madrasah. Besar harapan, hasil dari kegiatan ini mampu melahirkan berbagai inovasi yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan, penguatan karakter peserta didik, serta terciptanya lingkungan madrasah yang semakin unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap kokoh berlandaskan nilai-nilai Islam, sehingga mampu mencetak generasi yang berprestasi, berakhlakul karimah, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *