Banyuputih Kidul Jatiroto, 06 Agustus 2026, – Semangat belajar dan meningkatkan kompetensi kepemimpinan terus ditunjukkan oleh Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., dalam mengikuti hari keempat Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Lumajang di Hotel Aby Sukodono. Memasuki hari keempat, peserta mendapatkan berbagai materi yang semakin memperkaya wawasan tentang tata kelola madrasah yang profesional, inovatif, dan berdaya saing.
Sesi pertama diisi oleh Dr. Achmad Zanuar Ansori, M.Ed. dengan materi Praktik Baik Pengelolaan Madrasah. Dalam pemaparannya, narasumber mengajak para kepala madrasah untuk mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah berhasil diterapkan di sejumlah madrasah unggulan. Pengelolaan madrasah yang efektif dimulai dari perencanaan yang matang, pembagian tugas yang jelas, budaya kerja yang disiplin, hingga pelaksanaan evaluasi secara berkelanjutan. Kepala madrasah juga didorong menjadi pemimpin yang mampu membangun budaya mutu melalui kolaborasi, keteladanan, dan penguatan karakter seluruh warga madrasah sehingga setiap program benar-benar memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Pada sesi kedua, peserta mengikuti materi Madrasah Rebranding yang disampaikan oleh Dr. H. Muchammad Toha, S.Ag., M.Si. (sebelum Ishoma) dan dilanjutkan oleh Dr. (HC) Dra. Hj. Mamik Syafa’ah, M.Pd.I., Ph.D., CIE., CFU. (pasca Ishoma). Materi ini menekankan bahwa rebranding bukan sekadar mengganti logo atau slogan, melainkan membangun identitas, citra, dan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah. Narasumber menjelaskan bahwa madrasah perlu memiliki keunggulan yang khas, aktif mempublikasikan prestasi, memanfaatkan media digital secara profesional, serta menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas agar semakin dipercaya oleh masyarakat. Rebranding yang baik akan memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang modern, unggul, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Sesi terakhir kembali dipandu oleh Dr. (HC) Dra. Hj. Mamik Syafa’ah, M.Pd.I., Ph.D., CIE., CFU. dengan materi Pengelolaan Sumber Daya Madrasah. Pada sesi ini dijelaskan bahwa kemajuan madrasah sangat ditentukan oleh kemampuan pemimpinnya dalam mengelola seluruh sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya manusia, sarana dan prasarana, keuangan, teknologi, maupun potensi kemitraan. Pengelolaan yang efektif harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan sehingga setiap potensi yang dimiliki madrasah dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hari keempat, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., mengaku memperoleh banyak inspirasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan madrasah.
“Hari ini kami belajar bahwa keberhasilan madrasah tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran, tetapi juga oleh tata kelola yang baik, kemampuan membangun citra positif, serta pengelolaan sumber daya secara optimal. Materi-materi yang disampaikan sangat aplikatif dan memberikan banyak ide untuk terus berinovasi demi kemajuan MTs Miftahul Ulum. Insyaallah, seluruh ilmu yang kami peroleh akan menjadi bekal untuk memperkuat pelayanan pendidikan kepada peserta didik dan masyarakat,” ungkap beliau.
Melalui keikutsertaan dalam hari keempat Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah ini, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto berharap mampu mengimplementasikan berbagai praktik baik yang telah dipelajari ke dalam program-program madrasah. Penguatan tata kelola, strategi rebranding yang positif, serta pengelolaan sumber daya yang profesional diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, memperluas jejaring kemitraan, dan menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. Dengan semangat perubahan dan kolaborasi, MTs Miftahul Ulum optimis terus berkembang menjadi madrasah yang unggul dalam prestasi, berkarakter Islami, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta menjadi pilihan utama masyarakat dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi tantangan masa depan.



