Banyuputih Kidul Jatiroto, 09 Agustus 2026, – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid-murid MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto. Empat murid berhasil meraih medali dalam Olimpiade LKI 2026 Tingkat Nasional yang diselenggarakan secara online. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan jarak bukanlah penghalang bagi murid madrasah untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan di tingkat nasional.
Dalam ajang tersebut, para murid mengikuti kompetisi pada bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Indonesia. Dari 4 Murid yang mewakili madrasah, Nabila Altaf Rahma Ghozali berhasil meraih Medali Perunggu pada Olimpiade PAI. Sementara itu, pada bidang Bahasa Indonesia, Syarifatul Ramadhani sukses meraih Medali Perak, sedangkan Bidadari Qori Hanifatul Jannah dan Deshi Nur Izzatul Badriyah masing-masing berhasil membawa pulang Medali Perunggu.
Pelaksanaan olimpiade dilakukan secara daring dengan memanfaatkan fasilitas Laboratorium Komputer Putri MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto. Sebelum kompetisi dimulai, para murid didampingi oleh Tim Prestasi mempersiapkan perangkat komputer, memastikan koneksi internet, serta mengikuti arahan dan ketentuan teknis dari panitia. Setelah seluruh persiapan dinyatakan siap, peserta mengakses sistem ujian secara online dan mengerjakan soal sesuai bidang yang diikuti.
Suasana pelaksanaan berlangsung serius dan penuh konsentrasi. Para peserta harus mampu mengatur waktu, memahami soal dengan teliti, serta menjaga fokus selama kompetisi berlangsung. Dukungan madrasah dan pendampingan guru turut memberikan motivasi kepada para peserta agar dapat mengikuti olimpiade dengan maksimal.
Salah satu murid peraih medali, Bidadari Qori Hanifatul Jannah, mengaku senang dan bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, pengalaman mengikuti olimpiade tingkat nasional secara online menjadi pengalaman berharga sekaligus menambah keberanian untuk mengikuti kompetisi lainnya.
Hal senada disampaikan Syarifatul Ramadhani. Peraih Medali Perak Bahasa Indonesia tersebut merasa bangga sekaligus termotivasi untuk terus belajar. Ia berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
Ketua Tim Prestasi Madrasah, Bapak Dimas Widya Afriadi, S.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas semangat dan perjuangan seluruh peserta. Menurutnya, keikutsertaan 4 murid dalam ajang nasional tersebut merupakan sebuah langkah positif dalam membangun mental kompetitif dan budaya prestasi di lingkungan madrasah.
“Yang terpenting bukan hanya medali yang diraih, tetapi keberanian murid-murid untuk mencoba, berproses, dan mengukur kemampuan mereka melalui kompetisi tingkat nasional. Medali yang diperoleh hari ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus membimbing dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak murid untuk berprestasi,” ungkapnya.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi murid lainnya agar tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi sesuai dengan potensi dan minat masing-masing.
Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perjuangan para murid. Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi mampu memotivasi seluruh murid untuk berani berkompetisi dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi murid lainnya. Jangan takut mencoba, terus belajar, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan potensi,” pesannya.
Capaian empat murid tersebut sekaligus mempertegas komitmen madrasah dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk berkembang, berprestasi, dan berani tampil di tingkat nasional. Olimpiade LKI 2026 pun menjadi salah satu pengalaman berharga dalam perjalanan prestasi murid MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto.

