Perkuat Benteng Pendidikan dari Bahaya Narkoba, MTs Miftahul Ulum Jalin Kerja Sama dengan BNN Kabupaten Lumajang

Banyuputih Kidul Jatiroto, 04 November 2026, – Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba terus diwujudkan oleh MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan penandatanganan MoU tersebut berlangsung pukul 10.00 WIB bertempat di Aula Wira Kertiyasa, Kantor BNN Kabupaten Lumajang. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat peran lembaga pendidikan sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, serta zat adiktif lainnya, khususnya di kalangan generasi muda.

Bagi MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, kerja sama ini bukan sekadar agenda seremonial atau penandatanganan dokumen formal. Lebih dari itu, MoU tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga yang memiliki kewenangan dalam penanganan permasalahan narkoba. Melalui kolaborasi ini, madrasah berharap dapat memperoleh dukungan, edukasi, pendampingan, serta informasi yang tepat dalam membekali peserta didik agar memiliki pengetahuan dan ketahanan diri terhadap berbagai ancaman penyalahgunaan narkoba.

Komitmen MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto  dalam mengantisipasi bahaya penyalahgunaan narkoba sebenarnya telah diwujudkan melalui berbagai langkah nyata. Setiap tahun, madrasah secara konsisten menghadirkan pemateri dari BNN Kabupaten Lumajang dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Lingkungan Madrasah bagi calon murid baru. Kegiatan ini menjadi salah satu materi penting untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada peserta didik baru mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaannya, serta berbagai cara menghindari pengaruh negatif pergaulan yang berisiko.

Baca juga : MATAMUDA Hari Ke-3, BNN Kabupaten Lumajang Ajak Peserta Didik STOP Penggunaan Narkotika

Dengan menghadirkan langsung narasumber dari BNN, madrasah berharap para murid tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mendapatkan edukasi dan pemahaman dari pihak yang kompeten di bidangnya. Kebiasaan positif yang dilaksanakan setiap tahun ini diharapkan semakin diperkuat melalui MoU, sehingga upaya pencegahan narkoba dapat berjalan lebih terarah, terencana, dan berkesinambungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Kabupaten Lumajang, Bapak Indra Brahmana, menyampaikan pentingnya keterlibatan para pendidik dalam upaya pencegahan narkoba. Menurutnya, guru memiliki posisi yang sangat strategis karena berinteraksi secara langsung dengan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

“Peran guru dalam memberantas narkoba dan psikotropika sangatlah penting dalam dunia pendidikan. Guru bukan hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman, membangun karakter, serta mengarahkan peserta didik agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian dan kerja sama semua pihak untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto atas terlaksananya kerja sama tersebut. Ia menyambut baik langkah madrasah yang menunjukkan kepedulian dan komitmen nyata dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan pendidikan.

Baca juga : Luar Biasa! MTs Miftahul Ulum Raih 15 Tropi dalam Seleksi PORSENI 2026 KKMTs Wilker-2

Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk keseriusan madrasah dalam memberikan perlindungan dan pendidikan karakter kepada seluruh peserta didik.

“Kami menyadari bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga bagaimana menjaga dan mempersiapkan generasi muda agar memiliki kepribadian yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi berbagai pengaruh negatif lingkungan. Melalui MoU dengan BNN Kabupaten Lumajang ini, kami ingin membangun sinergi yang berkelanjutan dalam memberikan edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan madrasah. Kami juga berkomitmen dalam mewujudkan generasi yang unggul dalam Imtaq, IPTEK dan berakhlakul Karimah yang bersih dari Narkoba,  Psikotropika dan zat adiktif lainnya” tuturnya.

Melalui langkah ini, MTs Miftahul Ulum ingin memastikan bahwa pendidikan tidak hanya melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki keteguhan iman, akhlak mulia, serta kesadaran untuk menjaga masa depan.

Sebab, melindungi generasi muda dari bahaya narkoba bukan hanya tanggung jawab BNN ataupun madrasah semata, melainkan tanggung jawab bersama. Sejalan dengan visi madrasah, “Mewujudkan Generasi Unggul dalam Imtaq, Iptek dan Berakhlakul Karimah,” MTs Miftahul Ulum berkomitmen terus menghadirkan lingkungan pendidikan yang positif, religius, aman, dan menjadi tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, serta bebas dari narkoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *