MATAMUDA Hari Ke-4: Hankamtib PPMU Bekali Siswa dengan Edukasi Stop Bullying di Madrasah dan Pesantren

Banyuputih Kidul Jatiroto, 08 September 2026 – Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Ta’aruf  Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto kembali memberikan pembekalan penting kepada peserta didik baru kelas VII. Mengusung tema “BERPRESTASI, BERAKHLAK QUR’ANI,” kegiatan MATAMUDA tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai karakter, adab, dan akhlak sejak awal peserta didik menempuh pendidikan.

Pada hari keempat sesi 2, peserta didik mendapatkan materi “Stop Bullying atau Anti Perundungan di Madrasah dan Pesantren” yang disampaikan oleh HANKAMTIB 2 Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Banyuputih Kidul, Ustad Abdul Qodir, S.H. Materi tersebut menjadi pembekalan penting bagi peserta didik agar mampu memahami bentuk-bentuk perundungan sekaligus membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, damai, dan penuh persaudaraan.

Dalam penyampaiannya, pemateri menjelaskan bahwa bullying bukan sekadar candaan atau bentuk keakraban antarteman. Perundungan dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari tindakan fisik, verbal, psikologis, sosial, hingga perundungan melalui media digital. Mengejek, menghina, mengancam, mengucilkan, mempermalukan, melakukan kekerasan fisik, menyebarkan aib, maupun menyerang seseorang melalui media sosial merupakan tindakan yang harus dihindari.

Perundungan bukanlah candaan yang boleh dianggap biasa. Kata-kata yang menurut pelaku hanya untuk bercanda bisa saja meninggalkan luka bagi orang lain. Karena itu, setiap peserta didik harus belajar menjaga ucapan, sikap, dan tindakan. Jangan pernah menjadikan kekurangan teman sebagai bahan ejekan. Jadilah teman yang mampu memberikan rasa aman, saling menguatkan, dan berani menghentikan perundungan ketika melihatnya terjadi. Jika menemukan tindakan bullying, jangan diam. Segera sampaikan kepada guru, wali kelas, pengasuh, atau orang yang dipercaya,” ungkapnya.

Baca juga : MATAMUDA Hari Ke-4: Koramil Jatiroto Bekali Generasi Muda Wawasan Kebangsaan dan Cegah Ekstremisme

Peserta didik juga diajak membangun budaya saling menghormati dengan memahami bahwa setiap individu memiliki karakter, kemampuan, latar belakang, dan kondisi yang berbeda. Perbedaan tersebut bukan alasan untuk merendahkan, melainkan menjadi bagian dari kehidupan bersama yang harus disikapi dengan toleransi dan kepedulian.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan edukasi yang telah diberikan kepada peserta didik, kegiatan MATAMUDA hari keempat juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat pemateri kepada HANKAMTIB 2 PPMU Banyuputih Kidul. Sertifikat tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Panitia MATAMUDA 2026 kepada Pemateri. Penyerahan sertifikat ini menjadi wujud penghargaan dan terima kasih dari pihak madrasah atas kesediaan HANKAMTIB PPMU dalam memberikan pembekalan tentang pentingnya pencegahan bullying di lingkungan madrasah dan pesantren.

Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi materi yang disampaikan HANKAMTIB PPMU. Menurutnya, edukasi tentang anti-perundungan sangat penting diberikan sejak peserta didik memasuki lingkungan madrasah dan pesantren.

“Kami berharap materi ini menjadi bekal bagi seluruh peserta didik untuk membangun pergaulan yang sehat. Tidak boleh ada ruang bagi bullying di madrasah maupun pesantren. Anak-anak harus berani mengatakan stop terhadap perundungan, saling menghormati, menjaga lisan, dan membangun ukhuwah. Prestasi harus berjalan bersama akhlak yang baik,” ungkapnya.

Baca juga : MATAMUDA Hari ke-3 sesi 2: BAKID Multimedia Bekali Peserta Didik Cakap TIK dan Bijak Bermedia Sosial

Melalui kegiatan ini, MATAMUDA diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan budaya madrasah yang ramah, aman, dan penuh persaudaraan. Sebab, lingkungan pendidikan yang nyaman akan membantu peserta didik tumbuh, belajar, berkembang, dan meraih prestasi secara optimal.

Tidak ada tempat bagi bullying di madrasah dan pesantren. Bersama membangun generasi berprestasi, berkarakter, dan berakhlak Qur’ani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *