Banyuputih Kidul Jatiroto, 07 November 2026,– Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pelayanan pendidikan yang lebih optimal, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Jatiroto, kembali melaksanakan pembagian buku pegangan murid atau Buku Materi Esensial dan LKPD edisi terbaru tahun cetak 2026 secara bertahap. Buku tersebut merupakan produk yang diterbitkan secara mandiri oleh MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul sebagai salah satu sumber belajar yang memuat rangkuman materi dari seluruh mata pelajaran yang diajarkan di madrasah.
Penerbitan buku terbaru ini menjadi langkah nyata madrasah dalam menyesuaikan perangkat dan sumber pembelajaran dengan kebijakan kurikulum terbaru Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024 mengenai Pedoman Implementasi Kurikulum pada Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Erik Abdul Aziz, S.Pd., menyampaikan bahwa pembagian Buku Materi Esensial dan LKPDini bukan sekadar penyediaan buku pegangan, melainkan bagian dari upaya madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih terarah, sistematis, dan mudah diakses oleh seluruh murid.
Menurutnya, keberadaan buku ini diharapkan dapat membantu murid memahami materi pelajaran secara lebih efektif, baik ketika mengikuti pembelajaran di kelas maupun saat melakukan kegiatan belajar mandiri. Selain itu, penyusunan modul juga menjadi bagian dari penyesuaian sumber belajar terhadap arah kebijakan kurikulum yang menekankan pembelajaran mendalam (Deep Learning) dan penguatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
“Melalui buku ini, kami berharap murid memiliki sumber belajar yang praktis dan terstruktur. Materi yang dirangkum dari seluruh mata pelajaran diharapkan dapat mempermudah murid dalam memahami pokok-pokok pembelajaran, memperkaya wawasan, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai bentuk asesmen,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I.,M.Pd., mengapresiasi langkah bidang kurikulum beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan dan penerbitan buku tersebut. Ia menegaskan bahwa madrasah harus senantiasa adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan tanpa meninggalkan karakter utama pendidikan Islam, yakni penguatan keimanan, ketakwaan, dan akhlakul karimah.
“Pendidikan bukan hanya tentang menyampaikan materi dan mengejar nilai akademik, tetapi juga bagaimana membentuk karakter, menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu, serta membimbing murid agar memiliki akhlak yang baik. Karena itu, kami berharap buku pegangan ini benar-benar dimanfaatkan sebagai teman belajar, baik di madrasah maupun di lingkungan pesantren,” tuturnya.
Lebih lanjut, distribusi Buku Materi Esensial dan LKPDedisi 2026 ini merupakan salah satu bentuk tindak lanjut madrasah dalam mengimplementasikan KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Regulasi tersebut memberikan arah pengembangan kurikulum melalui pendekatan pembelajaran mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta yang mendorong terciptanya pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.


Melalui penerbitan dan pembagian buku ini, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul berharap seluruh murid semakin termotivasi untuk belajar, meningkatkan kemandirian, serta mengembangkan potensi akademik maupun karakter positifnya.
Madrasah optimistis bahwa penyediaan sumber belajar yang memadai, didukung kolaborasi guru dan murid, akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan visi madrasah: “Mewujudkan Generasi Unggul dalam Imtaq, Iptek dan Berakhlakul Karimah.”

