Banyuputih Kidul, 24 September 2025– Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Wilayah Kerja (Wilker) 2 kembali dilaksanakan pada Rabu, 24/09/2025 bertempat di MTs SA Roudlotul Jadid Banyuputih Lor, Randuagung. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru Bahasa Indonesia dari berbagai madrasah di lingkungan Wilker 2 dengan semangat kebersamaan dan pengembangan kompetensi.
Fokus utama pembahasan MGMP kali ini adalah penguatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Para guru berdiskusi tentang strategi mengintegrasikan nilai-nilai cinta, kepedulian, dan keteladanan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, sehingga proses KBM tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Bapak Iwan Suwandi, S.Pd, guru Bahasa Indonesia MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul sekaligus Ketua MGMP Bahasa Indonesia Wilker 2, aktif memimpin jalannya diskusi. Beliau menegaskan pentingnya KBC sebagai ruh dalam pembelajaran yang humanis.
“Dengan Kurikulum Berbasis Cinta, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang menumbuhkan kasih sayang, rasa saling menghargai, dan kedekatan emosional antara guru dan siswa. Inilah yang akan membuat pembelajaran lebih bermakna dan berdampak pada pembentukan karakter generasi yang berakhlak mulia,” ujar beliau.
Sementara itu, Waka Kurikulum MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Erik Abdul Aziz, S.Pd, memberikan apresiasi atas peran aktif guru-guru dalam forum MGMP. Menurutnya, pembahasan tentang KBC sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
“Penguatan KBC dalam KBM adalah langkah strategis untuk menjadikan pembelajaran lebih menyentuh hati siswa. Kami berharap seluruh guru mampu menerapkan pendekatan ini di kelas masing-masing, sehingga madrasah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia,” ungkap beliau.
Di sisi lain, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih kidul, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd, turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para guru, khususnya Bapak Iwan Suwandi, S.Pd, yang terus aktif menggerakkan kegiatan MGMP di Wilker 2.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, terlebih dengan fokus pada penguatan Kurikulum Berbasis Cinta. Konsep ini sejalan dengan visi madrasah dalam membangun lingkungan belajar yang penuh kasih sayang, disiplin, dan berkarakter. Harapannya, hasil MGMP ini dapat diaplikasikan secara nyata dalam KBM di kelas, sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa,” tutur beliau.
Kegiatan MGMP berlangsung dengan penuh antusiasme. Guru-guru saling bertukar pengalaman praktik baik dalam penerapan KBC di kelas. Hasil dari forum ini diharapkan menjadi pedoman bersama dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia di seluruh madrasah yang tergabung dalam Wilker 2.
Oleh :
TIM MEDIA

