Banyuputih Kidul, Jatiroto, 23 Juni 2026,– Setelah sukses melaksanakan pengumuman kenaikan kelas pada Sabtu, 20 Juni 2026, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto bergerak cepat mempersiapkan berbagai program strategis untuk menyambut Tahun Ajaran 2026–2027. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah bersama seluruh jajaran struktural pada Selasa, 23 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di ruang Wakil Kepala Madrasah setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) hingga selesai ini menjadi momentum penting dalam menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan madrasah di tahun ajaran mendatang.
Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda penting dibahas secara mendalam, mulai dari persiapan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Ajaran 2026–2027, pembagian tugas mengajar guru, evaluasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tahun sebelumnya, hingga strategi menghadapi berbagai tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang akan terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik.
Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan madrasah tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kesiapan seluruh elemen madrasah dalam menghadapi perubahan dan perkembangan zaman.
“Tahun ajaran baru harus kita sambut dengan semangat baru, perencanaan yang matang, dan kerja sama yang solid. Evaluasi yang kita lakukan hari ini bukan untuk mencari kekurangan, tetapi untuk menemukan peluang perbaikan. Terlebih dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, kita dituntut untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan karakter, empati, dan akhlak mulia pada peserta didik,” ungkap beliau.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Erik Abdul Aziz, S.Pd., menyampaikan bahwa pembagian tugas mengajar dan penyusunan perangkat pembelajaran harus dipersiapkan sejak dini agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif sejak hari pertama masuk sekolah.
“Kami berupaya memastikan seluruh kebutuhan akademik tersusun dengan baik. Evaluasi pembelajaran tahun lalu menjadi bahan berharga untuk meningkatkan kualitas KBM sehingga target pembelajaran pada tahun ajaran baru dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Hamiduddin, S.S., menjelaskan bahwa persiapan MATSAMA menjadi salah satu prioritas penting karena merupakan gerbang awal pembentukan karakter dan pengenalan budaya madrasah bagi peserta didik baru.
“MATSAMA bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap madrasah. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan akan dirancang edukatif, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik baru. untuk jadwal MATSAMA sendiri kita masih belum bias memastikan tanggalnya, insyallah di bulan Juli yang akan datang. Namun kami masih terus berkoordinasi dengan Pengurus Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih kidul mengingat bahwa semua calon peserta didik baru di Madrasah Tsanawiyah adalah santri baru di pondok pesantren.” jelasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto menunjukkan kesiapannya dalam menyongsong Tahun Ajaran 2026–2027 dengan penuh optimisme. Dengan sinergi seluruh unsur madrasah, diharapkan berbagai program yang telah direncanakan mampu membawa madrasah semakin maju, unggul, dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan di masa depan.





