Banyuputih Kidul Jatiroto, 16 Agustus 2026, -Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto. Sebanyak 33 murid berhasil meraih medali dalam ajang Olimpiade Hari Kemerdekaan Nasional (OHKN) tingkat nasional yang dilaksanakan secara online. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar, keberanian berkompetisi, serta dukungan madrasah mampu mengantarkan peserta didik meraih prestasi membanggakan.
Pelaksanaan Olimpiade OHKN berlangsung secara daring dengan memanfaatkan fasilitas Laboratorium Komputer Putri MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto. Para peserta mengikuti kompetisi dengan penuh kesungguhan dan konsentrasi. Meskipun dilaksanakan secara online, suasana kompetisi tetap terasa kuat. Para murid berusaha memberikan kemampuan terbaiknya untuk menjawab setiap soal dan membawa nama baik madrasah.
Dari 33 medali yang berhasil diraih, cabang IPA menyumbangkan 1 medali perak dan 9 medali perunggu. Pada cabang Matematika, para peserta berhasil meraih 3 medali perunggu. Sementara itu, cabang Bahasa Indonesia menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak dengan perolehan 1 medali perak dan 15 medali perunggu. Adapun cabang Bahasa Inggris berhasil menambah 4 medali perunggu.
Baca juga : TAWASUL, Anjangsana Guru Bulanan MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Dibalut Istigosah HUT RI ke-81
Salah satu peserta yang berhasil meraih medali perak pada cabang Bahasa Indonesia adalah Syarifatul Ramadhani. Ia mengaku sangat senang dan bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus belajar dan mengikuti kompetisi lainnya.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan medali perak. Awalnya saya merasa cukup tegang saat mengikuti olimpiade, tetapi saya berusaha percaya diri dan mengerjakan soal dengan sebaik mungkin. Prestasi ini membuat saya semakin termotivasi untuk belajar dan berprestasi lebih tinggi lagi,” ungkap nya.
Perasaan bahagia juga dirasakan Dinda Fasya Kirana, peserta cabang Bahasa Indonesia yang berhasil meraih medali perunggu. Baginya, capaian tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus penyemangat untuk terus mengembangkan kemampuan.
“Saya senang bisa mendapatkan medali perunggu. Ini menjadi pengalaman baru bagi saya dan membuat saya ingin lebih giat belajar agar ke depan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” tutur nya
Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh murid yang telah berjuang dalam ajang tersebut. Menurutnya, prestasi bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang keberanian murid untuk mencoba, berkompetisi, dan belajar dari pengalaman.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan prestasi anak-anak. Medali yang diraih merupakan hasil dari semangat, ketekunan, dan keberanian mereka untuk berkompetisi. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa agar tidak takut mencoba dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ungkap Ahmad Fauzi.
Ia juga memberikan motivasi agar para peserta tidak cepat puas dengan pencapaian saat ini. Setiap kompetisi hendaknya dijadikan sarana untuk meningkatkan kemampuan akademik, membangun kepercayaan diri, serta membentuk mental juara.
Ke depan, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto berharap prestasi tersebut dapat terus berkembang. Madrasah berkomitmen memberikan ruang yang lebih luas bagi murid untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik, disertai pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Sebanyak 33 medali telah menjadi hadiah manis di momentum kemerdekaan. Dari laboratorium komputer madrasah, para generasi muda MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui perjuangan untuk meraih prestasi.











