Banyuputih Kidul Jatiroto, 28 September 2026,– Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., mengikuti pertemuan triwulan ke-3 Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) se-Kabupaten Lumajang, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di MTs Nurul Yaqin, Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, evaluasi, dan sinergi antarpengelola madrasah.
Pertemuan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Bapak Dr. Faisol Saifullah, Kasi Pendidikan Madrasah, Bapak Dr. Edi Nanang Sofyan Hadi, M.Pd., Ketua KKM Kabupaten Lumajang Dr. Syafik, M.Pd., serta seluruh kepala Madrasah Tsanawiyah se-Kabupaten Lumajang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Seremonial kemudian diisi sambutan dari Bapak Ahmad Furqon, S.Pd. selaku kepala madrasah yang berketempatan saat ini, dilanjutkan sambutan Bapak Dr. Syafik, M.Pd. selaku Ketua KKMTs Kabupaten Lumajang, serta pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Bapak Dr. Faisol Saifullah. Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi (Rakor).
Baca juga : Matangkan Persiapan PORSENI, MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Perkuat Pembinaan dan Seleksi Atlet

Dalam pembinaannya, Kepala Kantor Kemenag Lumajang menegaskan bahwa Rakor tidak hanya menjadi forum administratif, tetapi juga ruang untuk melakukan evaluasi dan refleksi terhadap perjalanan madrasah.
“Rakor sebagai bagian dari evaluasi dan refleksi madrasah, sekaligus menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta menyelaraskan langkah seluruh unsur madrasah dalam mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan,” tuturnya.
Klik disini : Daftar hadir rapat 1, 2, 3, 4
Selain penguatan tata kelola, pembinaan juga menyoroti pentingnya optimalisasi media sosial sebagai sarana publikasi dan komunikasi madrasah. Media sosial diharapkan mampu menyampaikan visi, misi, program, prestasi, serta berbagai kegiatan positif madrasah kepada masyarakat.
Beliau juga mengingatkan agar media sosial digunakan secara bijak dalam membangun citra positif madrasah sekaligus menyikapi isu negatif. Informasi yang disampaikan harus proporsional, berdasarkan fakta, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Bagi Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd keikutsertaan dalam pertemuan tersebut memberikan tambahan wawasan sekaligus ruang untuk memperkuat komunikasi antarmadrasah.
“Pertemuan KKMTs menjadi kesempatan bagi kami untuk melakukan refleksi, bertukar pengalaman, dan menyamakan langkah dalam meningkatkan kualitas madrasah. Pembinaan tentang publikasi melalui media sosial juga sangat relevan, karena kegiatan positif madrasah perlu disampaikan kepada masyarakat secara baik dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ia berharap hasil Rakor dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut di MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul. “Harapannya, sinergi antarmadrasah semakin kuat, program dapat berjalan lebih terarah, dan seluruh ikhtiar pendidikan mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta didik serta masyarakat,” pungkasnya.
Pertemuan triwulan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan madrasah membutuhkan kolaborasi, komunikasi, dan komitmen bersama untuk terus bergerak menuju pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

