Banyuputih Kidul Jatiroto, 06 November 2026 – Semangat menjaga silaturahmi dan mempererat persaudaraan antarguru terus menjadi bagian penting dari budaya kekeluargaan MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Jatiroto. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan anjangsana guru yang dikemas dalam agenda TAWASUL (Temu Akrab Wadah Silaturahmi Ukhuwah Lintas Guru) pada Jumat, 06 November 2026. Kali ini, kegiatan berlangsung di kediaman Bapak Muhammad Halimi, S.Pd.I., Desa Jamintoro Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember dengan suasana penuh keakraban, kekeluargaan, dan nuansa religius.
TAWASUL bukan sekadar kegiatan berkumpul atau kunjungan antarguru. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan tradisi silaturahmi yang secara konsisten dilaksanakan setiap awal bulan dan telah berlangsung selama lebih dari tiga periode. Melalui agenda rutin ini, para guru memiliki kesempatan untuk saling bertemu di luar suasana formal madrasah, berbagi cerita, bertukar pikiran, serta mempererat hubungan persaudaraan.
Dalam pelaksanaannya, TAWASUL menjadi wadah untuk menyatukan hati dan memperkuat ukhuwah Islamiyah melalui kegiatan keagamaan, seperti tawasul, pembacaan doa, serta perbincangan santai yang membangun. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk saling memberikan motivasi, menjaga komunikasi, menumbuhkan kepedulian, dan membangun kekompakan seluruh keluarga besar madrasah.
Baca juga : Bersama dalam Doa, Bersatu dalam Ukhuwah : Tradisi Sederhana untuk Merawat Ukhuwah dan Keberkahan

Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa TAWASUL memiliki makna yang sangat penting dalam membangun kebersamaan dan kekuatan keluarga besar madrasah.
“Menurut saya, TAWASUL ini bukan hanya agenda rutin bulanan, tetapi merupakan ikhtiar kita bersama untuk merawat persaudaraan dan menjaga keberkahan dalam lingkungan madrasah. Kita ingin membangun keluarga besar MTs Miftahul Ulum yang tidak hanya dipertemukan oleh tugas dan tanggung jawab pekerjaan, tetapi juga disatukan oleh rasa kekeluargaan, kepedulian, dan nilai-nilai keislaman. Ketika hubungan antarguru terjalin dengan baik, insyaallah komunikasi, kerja sama, dan semangat dalam mendidik generasi penerus juga akan semakin kuat. Saya berharap tradisi baik ini terus dipertahankan dan menjadi bagian dari identitas kekeluargaan madrasah,” ungkapnya.
Sementara itu, tuan rumah, Bapak Muhammad Halimi, S.Pd.I., mengungkapkan rasa bahagia dan syukur karena kediamannya mendapat kesempatan menjadi tempat berlangsungnya kegiatan TAWASUL kali ini.
“Saya merasa sangat senang dan bersyukur atas kehadiran keluarga besar MTs Miftahul Ulum di kediaman kami. Suatu kebahagiaan tersendiri bisa menjadi bagian dari kegiatan yang penuh nilai persaudaraan seperti ini. Terima kasih atas kebersamaan, doa, dan silaturahmi yang telah terjalin. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan hubungan kekeluargaan antarguru semakin erat,” tuturnya.
MTs Miftahul Ulum berharap TAWASUL terus istiqamah dilaksanakan dan semakin memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar madrasah. Tidak hanya menjadi tradisi pertemuan bulanan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas, meningkatkan keharmonisan, serta menumbuhkan semangat pengabdian bersama.
Sebab, madrasah yang kuat tidak hanya dibangun melalui sistem pendidikan dan prestasi, tetapi juga melalui hati yang saling terhubung, persaudaraan yang terjaga, dan kebersamaan yang senantiasa dirawat. Melalui TAWASUL, silaturahmi menjadi kekuatan, kebersamaan menjadi energi, dan ukhuwah menjadi fondasi dalam mengabdi serta mencerdaskan generasi berakhlakul karimah.


[…] Baca juga : Merawat Silaturahmi dan Menguatkan Ukhuwah, Guru MTs Miftahul Ulum Kembali Berkumpul dalam Hangatnya… […]