Tiga Siswa MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Tumbuhkan Keberanian Berkarya di Lomba Cipta dan Baca Puisi Gatra Kodim Lumajang

Banyuputih Kidul Jatiroto, 03 Oktober 2026 – Kata-kata tidak sekadar tersusun menjadi kalimat. Di tangan seorang pelajar, kata dapat menjadi ruang untuk menuangkan gagasan, perasaan, imajinasi, dan keberanian. Semangat itulah yang dibawa oleh tiga peserta didik MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto, Lumajang, saat mengikuti Lomba Cipta dan Baca Puisi Gatra Kodim Lumajang, Sabtu, 3 Oktober 2026, di Kodim Lumajang.

Keikutsertaan tiga peserta didik tersebut menjadi bagian dari ikhtiar madrasah untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi peserta didik dalam mengembangkan potensi di bidang literasi dan seni sastra. Melalui cabang cipta dan baca puisi, mereka tidak hanya ditantang untuk merangkai kata, tetapi juga belajar menyampaikan gagasan dengan bahasa yang indah serta berani tampil di hadapan orang lain.

Dalam kegiatan tersebut, ketiga peserta didik hadir sebagai perwakilan madrasah. Mereka mendapatkan pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan menulis, memilih dan mengolah kata, membangun ekspresi, serta menyampaikan karya melalui pembacaan puisi. Pengalaman tampil dalam sebuah kompetisi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri dan mental berkompetisi secara sehat.

Bagi madrasah, lomba bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi pemenang. Setiap kesempatan untuk tampil dan berkarya merupakan proses pembelajaran. Peserta didik belajar mempersiapkan diri, menghargai karya, menerima tantangan, sekaligus berani menunjukkan potensi yang dimiliki.

Baca juga : Peserta Catur MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Matangkan Persiapan PORSENI

Pembina kegiatan, Bapak Muhammad Hamiduddin, SS., menyampaikan bahwa keberanian peserta didik untuk mengikuti lomba merupakan hal yang patut diapresiasi.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan mereka. Mengikuti lomba seperti ini memberikan pengalaman yang sangat berarti, terutama dalam membangun keberanian, kreativitas, dan kecintaan terhadap literasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Bapak Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi atas partisipasi tiga peserta didik yang telah membawa nama madrasah.

“Kami sangat mengapresiasi keberanian dan semangat anak-anak untuk tampil dalam kegiatan ini. Madrasah harus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi, termasuk seni, sastra, dan literasi. Semoga pengalaman ini menjadi bekal bagi mereka untuk semakin percaya diri, kreatif, dan terus berani berkarya,” tuturnya.

Baca juga : Bersama dalam Doa, Bersatu dalam Ukhuwah : Tradisi Sederhana untuk Merawat Ukhuwah dan Keberkahan

Keikutsertaan dalam Lomba Cipta dan Baca Puisi Gatra Kodim Lumajang menjadi satu langkah kecil yang memiliki makna besar dalam perjalanan pendidikan peserta didik. Sebab, dari setiap bait yang ditulis dan setiap kata yang dibacakan, tumbuh keberanian untuk bermimpi, berkarya, dan mengekspresikan gagasan secara positif.

MTs Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto berharap pengalaman ini menjadi pemantik bagi peserta didik lainnya untuk semakin mencintai literasi, berani tampil, mengembangkan kreativitas, serta terus membawa nama baik madrasah melalui karya dan prestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *